 Halaman SMAN 2 Padang
Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan, Pemerintah Daerah Tingkat I Sumatera Barat, dan Pemerintah Daerah
Kotamadya Padang dan masyarakat, menyadari sekali perlu adanya penambahan satu
SMA Negeri lagi, di kota Padang ini. Maka dengan penuh kebijaksanaan, pada
tanggal 1 Agustus 1961, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, telah menetapkan
berdirinya SMA Negeri, bagian A, B, C no. 2 Padang, yang merupakan SMA Negeri
yang ke 192 di Indonesia.
Kebijaksanaan yang telah
diambil oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada waktu itu, adalah
sebagai berikut :
SMA Negeri A, B, C Padang
yang pada waktu itu berdomisili di Jalan Jenderal Sudirman, dipecah menjadi dua
SMA Negeri A, B, C yaitu:
SMA Negeri A, B, C no. 1 Padang
SMA Negeri A, B, C no. 2 Padang
SMA Negeri A, B, C tersebut tetap
mempergunakan gedung SMA Negeri A, B, C Padang yang lama secara bergiliran,
yaitu: Pagi hari, dipakai oleh SMA Negeri A, B, C no. 1, Sore hari, dipakai
oleh SMA Negeri A, B, C no 2.
SMA Negeri no. 2 ini, pada waktu didirikan
tahun 1961, mempunyai 9 kelas yaitu, kelas IA, IB, IC, IIA, IIB, IIC, dan IIIA,
IIIB, IIIC. IA, IB, IC, IIA, IIB, IIC, dan IIIA, IIIB, IIIC.
Serentak, pada waktu itu
telah ditetapkan Pemimpin / Kepala dari kedua SMA Negeri yang baru itu, yaitu
sebagai berikut:
SMA Negeri A, B, C no. 1 dipimpin oleh saudara Arief Kamil.
SMA Negeri A, B, C no. 2 dipimpin oleh Djohari Kahar.
Guru-guru / tenaga pengajar untuk kedua SMA
Negeri yang baru tersebut, ditetapkan /diambil dari guru-guru / tenaga pengajar
SMA Negeri A, B, C yang lama. Untuk mengatasi kekurangan guru / tenaga
pengajar, dapat diangkat guru / tenaga pengajar tidak tetap
Mengingat sulitnya keadaan keuangan negara
pada waktu itu, Pemerintah belum sanggup untuk menyediakan anggaran pembangunan
gedung SMA Negeri no. 2 Padang, baik melalui APBN ataupun dalam APBD Propinsi
Sumatera APBN ataupun dalam APBD Propinsi Sumatera Barat. Setelah dilakukan
musyawarah dan pertimbangan yang cukup mendalam, akhirnya Kepala Daerah Tingkat
I Sumatera Barat, Panglima Daerah Militer III/17 Agustus beserta Kepala Kantor
Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Sumatera Barat pada saat
itu, di akhir bulan Agustus 1961 telah bersepakat untuk segera membentuk
Panitia Pembangunan Gedung SMA Negeri no. 2 Padang.. Kepada Panitia Pembangunan
Gedung SMA Negeri no. 2 Padang diberi waktu selama satu tahun untuk membangun
gedung SMA yang baru, dengan lokasinya adalah di Jalan Purus baru, (dekat
jembatan Purus), dimana sekarang ini telah menjadi Jalan Ir. H. Juanda.
Anggaran pembangunan diharapkan dari sumbangan
/ bantuan suka rela masyarakat, dengan menyalurkan bantuan / sumbangan tersebut
melalui bermacam cara yang telah ditentukan, antara lain melalui
bioskop-bioskop dan pertunjukan-pertunjukan yang beroperasi atau yang diadakan
dalam kotamadya Padang
administrasinya diatur secara tertib dan bertanggung jawab oleh Panitia
Pembangunan. Pada bulan Juli 1962, gedung SMA Negeri no. 2 Padang yang baru dan
megah itu telah selesai pembangunannya, siap dipakai oleh anak-anak didik SMA
Negeri no. 2 A, B, C Padang.
Secara resmi, gedung baru ini diserahkan dan
mulai dipakai oleh SMA Negeri no. 2 Padang pada tanggal 17 Agustus 1962. Jadi mulai 17 Agustus 1962, siswa-siswi SMA
Negeri no 2 Padang telah belajar pada pagi hari di gedung barunya, yang terletak di Jalan Ir H
Juanda hingga saat ini.
Admin
|